mohon hati yang damai…

12 04 2010

Dewa Vishnu sudah bosan mendengarkan permohonan salah seorang penyembahnya, hingga suatu ketika ia menampakkan diri dihadapannya dan berkata: ‘Sudah kuputuskan, aku akan memberikan tiga hal, apa pun yang kau minta. Sesudah itu tidak ada sesuatu pun yang akan kuberikan kepadamu lagi.’

Penyembah itu dengan gembira langsung mengajukan permohonan yang pertama. Ia meminta, agar istrinya mati sehingga ia dapat menikah lagi dengan wanita lain yang lebih baik lagi.
Permohonannya dikabulkan dengan segera.

Tetapi ketika teman-teman dan sanak-saudaranya berkumpul menghadiri pemakaman istrinya, dan mulai mengenangkan kembali semua sifat baiknya. Penyembah itu sadar bahwa ia telah bertindak terlampau gegabah. Saat itu ia menyadari bahwa dulu ia buta terhadap segala kebaikan istrinya. Apakah ia masih bisa menemukan wanita sebaik dia?

Maka ia memohon kepada dewa, agar menghidupkan istrinya kembali. Kini ia permohonannya tinggal satu lagi. Ia bermaksud tidak akan melakukan kesalahan untuk kedua kalinya, karena ia sudah tidak akan sempat memperbaikinya lagi. Ia bertanya kemana-mana. Beberapa kawannya menasehatinya, agar ia minta diluputkan dari kematian. Tetapi apa gunanya tetap hidup, kata kawannya yang lain, kalau badannya tidak sehat? Dan untuk apa sehat, kalau tidak punya uang? Dan apa gunanya uang kalau tidak punya sahabat?

Tahun demi tahun telah lewat dan ia belum juga dapat memutuskan apa yang harus dimintanya: hidup, kesehatan, kekayaan, kekuasaan atau cinta. Akhirnya ia menyerah dan berkata kepada dewa: ‘Berkenanlah kiranya Dewa memberikan nasehat, apa yang sepantasnya saya minta?’

Melihat kebingunan orang itu, Vishnu tertawa dan berkata:
‘ Mintalah hati yang damai, entah apa pun yang terjadi dalam hidupmu.’

From : Burung berkicau, A. de Mello SJ


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: