Berkeluarga itu nikmat loh…..

24 02 2010

Timbul pertanyaan-pertanyaan mengenai kata “nikmat” itu seperti :
Bagaimana bisa nikmat?
Nikmatnya dibagian mana?

Coba di jelaskan dimana letak nikmatnya jika ada contoh seperti ini :
Ada beberapa dialog percakapan di lingkungan keluarga

Bunda
: “Ayah jadi pergi naik gunung ama teman mapala?
: bunda khawatir, maaf ya ayah
Ayah
: (diem aja)

Di suatu pagi (menjelang hari “H”) yang indah pada saat bangun tidur :

Bunda
: “Bagaimana, jadi pergi naik gunungnya?”
Ayah
: “Tidak jadi pergi!” (dengan males-malesan sambil memeluk guling)
Bunda
: “Kenapa nggak jadi pergi?”
Ayah
: “Males nge-bahasnya…”. Entar juga kamu tahu sendiri jawabannya”.
(sambil bersiap-siap untuk mandi)

Selang beberapa hari setelah itu

Bunda
: “Ayah masih diem-in bunda?”
Ayah
: “Tidak kok.”
Bunda
: “Maafin bunda ya ayah….”
: “Bunda mungkin seperti anak kecil.”
: “Kenapa ayah tidak jadi pergi ?” Karena bunda ya ?”
Ayah
: “Nah itu kamu tahu.,Ayah lakuin ini demi keluarga.”
: “Sekarang ayah sudah punya keluarga, bukan sendiri lagi,”
Bunda
: “Terima kasih ayah.” (sambil memeluk)

Nah dari contoh diatas….dimana letaknya nikmat itu?

Disini nikmat itu berasal
Coba kita runut satu persatu:
Pertama : Sebagai satu keluarga, kita belajar dan terus belajar sebagai 2 tubuh (2 pikiran yang berbeda) menjadi 1 pikiran dan perasaan yang sama.

Kedua : Itu tidaklah mudah dan butuh proses yang hanya kita yang bisa mengetahuinya.

Ketiga : Ada keinginan-keinginan yang begitu mendalam tetapi tidak untuk pasangannya.
Ada perasaan yang berkecamuk…antara mengikuti keinginan pribadi atau mendengarkan saran dari pasangannya…. ehm….mumet….

Keempat : Ada perasan senang dan bahagia disaat priotas keluarga di nomer satukan…

Nah sekarang sudah tahu dimana letak nikmat itu berasal….🙂

salam,
bernadusnana

nb : mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan….


Aksi

Information

One response

25 02 2010
Pearl

Emank susah ya menyatukan 2 pikiran jadi 1. Tapi mungkin itu bisa menjadi salah satu kenikmatan. Kalau adem ayem aja ya ngga seru donk, nah kalau ribut mulu nanti saingan lagi sama ketua dewan….hahahahhaaaa…..

lop u cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: