Garuda Di Dadaku (part 2)

7 06 2010

GARUDA DI DADAKU (PART 2)

Sering kita mendengar lagu Garuda di dadaku yang dinyanyikan serempak oleh penonton Indonesia disaat menyaksikan Tim Indonesia berjuang dalam berbagai pertandingan, seperti : sepak bola, bulu tangkis, pencak silat, futsal (sepak bola didalam ruangan), bola voli, dan berbagai cabang olah raga lainnya. Dengan penuh semangat kita menyanyikan untuk tim Indonesia agar semangat nasionalisme membela negara Indonesia terpacu sehingga apa yang kita semua harapkan dapat terwujud.

Kalau teman2 (WordPress’er) perhatikan dengan kostum baju yang digunakan oleh atlet2 Indonesia baik itu warna baju yang berubah-rubah tetapi ada satu yang tidak pernah berubah, yaitu Gambar Garuda Pancasila. Yups tema ini yang saya tulis sebagai bahan tulisan saya.

Burung Garuda….pernah teman2 membanyangkan ?

Tentu sering mendengar dan membayangkan, saya ingat pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) sewaktu saya duduk di bangku Sekolah Dasar. Salah satu pelajaran yang utama selain pelajaran Agama dan Bahasa Indonesia. Nilai di raport dari ketiga pelajaran tersebut, salah satunya mendapatkan nilai dibawah 6/60 siap2 untuk tidak naik kelas artinya mengulang pelajaran di tahun pelajaran yang baru.

Kita tidak membahas soal PMP/agama/bahasa Indonesia tetapi ke topik Garuda Pancasila.

Nah…teman2 sudah ingat kan…!!!

Saya sudah membayangkannya (dengan mata tertutup,
Seperti:
1. Gambar burung garuda dengan dadanya terdapat perisai Pancasila (5 Dasar Negara).
2. Sayapnya terlentang
3. Kepalanya menghadap kanan
4. Kakinya memegang pita yang bertulisan BHINNEKA TUNGGAl IKA yang artinya Berbeda-beda tetapi Satu Jua
5. ‘trus…apa lagi yach….??!! :)

Sebagaian teman2 sependapat dengan saya kan…???
Kalau ditanya ‘trus apa lagi…?
Yach…itu PANCASILA dengan,
sila-silanya :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa (dilambangkan dengan Bintang)
2. Kemanusian Yang Adil Dan Beradab (dilambangkan Rantai)
3. Persatuan Indonesia (dilambangkan Pohon Beringin)
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan (dilambangkan Kepala Banteng)
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (dilambangkan Padi dan Kapas)

Ok ok ok…
memang betul dan tidak ada yang salah dengan jawaban diatas tadi….tetapi apakah sudah semuanya atau masih ada yang lain…?

Sekarang kalau kita disuruh menggambarkan Burung Garuda dengan Pancasila di dadanya, teman2 bisa menggambarkannya ???

Tentu bisa dong :)


Ok kita rincikan yuks makna dari gambar tersebut.
1. Burung Garuda, melambangkan kekuatan
2. Warna emas
pada burung Garuda tersebut melambangkan kejayaan
3. Perisai di tengah dada burung Garuda melambangkan pertahanan bangsa Indonesia
Simbol2 didalam perisai melambangkan Pancasila (5 Dasar Negara)
4. Warna Merah dan Putih
melambang kan warna bendera Nasional Indonesia
5. Garis tebal pada Pancasila melambangkan wilayah Indonesia yang dilintasi Garis Khatulistiwa
6. Jumlah bulu
meelambangkan hari bersejarah bagi Negara Indonesia yaitu Hari Prokamasi Kemerdekan Indonesia
a. Bulu di leher berjumlah 45 helai, artinya Kita Bangsa Indonesia menyatakan sebagai Negara Indonesia pada tahun 1945
b. Sayab burung masing2 berjumlah 17 helai bulu, artinya pada Tanggal 17 Kita bangsa Indonesia menyatakan Kemerdekaan.
c. Ekor berjumlah 8 helai bulu, artinya di bulan Agustus pada tanggal 17 Tahun 1945 Bangsa Indonesia menyatakan dirinya sebagai Negara Indonesia yang merdeka.
d. Pangkal ekor/dibawah Pancasila berjumlah 19 helai bulu, artinya abad ke-19 tahun 45 negara Indonesia memprokamirkan kemerdekaan
7. Sehelai pita dicengkram oleh burung Garuda dengan tulisan Bhinneka Tunggal Ika, artinya Walau kita berbeda-beda suku dan agama tetapi kita satu jua, satu tujuan yaitu Negara Indonesia.

Nah sekarang teman2 sudah menggambarkan dan memahaminya. Tulisan ini sekedar mengingatkan pelajaran yang kita dapatkan di sekolah.

Garuda Pancasila
Cipt : Sudharnoto

Garuda pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju

Sering kali kita melupakan semua ini dikarenakan ilmu yang kita dapat semakin banyak dan semuanya hanya mengejar materi, kedudukan, atau derajat yang lebih tinggi.

Jayalah Negeriku
Jayalah Indonesiaku

Salam,
Bernadusnana

Nb : mohon maaf kalau didalam penulisan ini ada kata2 yang kurang berkenan kepada teman2.





Garuda Di Dadaku

26 05 2010

Beberapa waktu lalu pas liburan sekolah. saya menyempatkan nonton film “Garuda Di Dadaku” bersama keponakan-keponakan yang berjumlah 5 orang :)
Ada lagu yang berjudul sama dengan judul filmnya… dan sepertinya sangat familiar dengan lagunya. Ternyata Lagu tersebut sama dengan Lagu daerah “APUSE” dari Papua, dengan dirubah lirik lagunya.

Lagu APUSE sendiri konon menceritakan perpisahan seorang anak dengan ibu untuk pergi menuntut ilmu atau merantau mengejar cita-citanya.

Sedangkan lagu “Garuda di Dadaku” dapat diartikan selalu berjuang untuk tanah air dengan mengapai cita-cita yang membanggakan.

Apuse
Apuse kokon dao, yarabe sore Doreri
Wuflenso bani nema baki pase
Apuse kokon dao, yarabe sore Doreri
Wuflenso bani nema baki pase
Arafabye aswarakwar
Arafabye aswarakwar

Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang..
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan keinginanmu
Ku yakin hari ini pasti menang..

Jayalah Negeriku
Jayalah Indonesia….





Sekarang ini adakah lagu2 seperti ini….?!!!

12 05 2010

Melati Suci
Penyanyi : Tika Bisono
Pencipta : Guruh Sukarno Putra

Putih-putih melati,
Mekar di taman sari
Semerbak wangi penjuru bumi

Seri-seri melati
Bersemi anggun asri
Kucipta dalam gubahan seni

Tanjuk bak permata
Siratan bintang kejora
Kan ku persembahkan
Bagimu Pahlawan Bangsa
Putiknya pesona rama-rama
neka warna
Kan ku persembahkan bagi pandu Indonesia

Suci Suci melati
Suntingan Bu Pertiwi
Lambang nan luhur
Budi pekerti
Oh Melati…3x

Kebyar-Kebyar
Penyanyi : Gomblo
Pencipta : Gomblo

Indonesia merah darahku putih tulangku
Bersatu dalam semangatmu
Indonesia debar jantungku getar nadiku
Berbaur dalam angan-anganmu
Kebyar-kebyar pelangi jingga

Indonesia nada laguku
Simphoni berteduh selaras dengan simphonimu
Kebyar-kebyar pelangi jingga

Biarpun bumi bergoncang
Engkau tetap Indonesiaku
Andai matahari terbit dari barat
Kaupun Indonesiaku
Tak sebilah pedang yang tajam
Dapat palingkan daku padamu
Kusingsingkan lengan rawe-rawe
Rantas malang-malang tuntas denganmu

Melati dari Jaya Giri
Pencipta :Iwan Abdurrachman

Melati dari Jaya Giri
Kuterawang keindahan kenangan
Hari-hari lalu di mataku
Tatapan yang lembut dan penuh kasih

Kuingat di malam itu
Kau beri daku senyum kedamaian
Hati yang teduh dalam dekapan
Dan ku biarkan kau kecup bibirku
Reff:
Mentari kelak’kan tenggelam
Gelap’kan dating, dingin mencekam
Harapanku bintang ‘kan terang member
Sinar dalam hatiku

Kuingat di malam itu
Kau beri daku senyum kedamaian
Mungkinkah akan tinggal kenangan
Jawabnya tertiup di angin lalu





Ayo teman-teman (bagian terakhir)

10 05 2010

Sipatokaan
Sayang, sayang sipatokaan
Matego tego gorokan sayang
Sayang, sayang sipatokaan
Matego tego gorokan sayang
Sako mangemo tanah man jauh
Mangemo mileilekloko sayang
Sako mangemo tanah man jauh
Mangemo mileilekloko sayang

Pergi Gotong Lalang
Satu orang pergi, pergi gotong lalang
Satu orang pergi sama kambing, pergi gotong lalang
Dua orang pergi, pergi gotong lalang
Dua orang pergi sama kuda, pergi gotong lalang
Tiga orang pergi, pergi gotong lalang
Tiga orang pergi sama sapi, pergi gotong lalang
Empat ….sama singa
Lima…sama onta, dst.

Cing Cang Keling
Cing cang keeling
Manuk cingkleung cindeten
Plos kakolong
Bapa Satar buleneng

Siborong-Borong
Waktu aku dating di Siborong-Borong
Datang turun hujan dengan lebatnya
Sejak dari pagi aku belum makan
Tak ada saudara aku disana
Untung dating gadisnya Siborong
Wajahnya kehitam-hitaman
Diajaknya aku pergi kerumahnya
Makan gule anjing dengan sayur kol

Sedang Apa
Sedang apa, sedang apa
Sedang apa sekarang
Sekarang sedang apa
Sedang apa sekarang….dst.

Kicir Kicir
Kicir kicir ini lagunya
Lagu lama ya tuan dari Jakarta
Saya menyanyi ya tuan
Memang sengaja
Untuk menghibur hati nan duka

Burung dara burung merpati
Terbang cepat ya tuan tiada tara
Pabila kita ya tuan suka menyanyi
Badanlah sehat ya tuan
Hati gembira

Buah mangga enak rasanya
Simanalagi ya tuan
Paling ternama
Siapa saja yach tuan rajin bekerja
Pasti menjadi, pasti menjadi warga berguna

Na Sonang Do Hita Na Dua
Na sonang do hita nadua
Saleleng aurap dohot ho
Nang ro dina sari matua
Hupa apsude denggan ni basam
Hu boto tu au do roham
Na sonang do hita na dus
Saleleng au rap do hot ho

Mande-mande
Mande-mande ana kona e mande
Walo rasa bagaimana
Beta pulang kawin dengan se
Malayo malayo malayo
Malayo tinggal dari Tanjung
Tanjung yo – tanjung yo
Malayo tinggal dari tanjung
Tanjung-tanjung yo

Sauh reka reka gaba-gaba ampat buah
Kalo nyong sayang beta
Mari dekat, dekat, dekat jua

Angin mammiri
Angin mammiri kupasang
Pitujui tontongan na
Tusarroa ta kaluppa
E aule
Mangerang nakku
Tu tenaya 2X, Pa’risi na
Kampuang Jauh Di Mato
Kampuang nan jauh di mato
Gunung Sansai baku liliang
Takana jo kawan-kawan nan lamo
Sangkek basuliang-suliang
Panduduknyo nan elok
Nan suko bagotong royong
Kok susah samo-samo di raso
Dan takana jo kampuang

Takana jo kampuang, induk ayah adiak sadonyo
Raso mangimbao-ngimbao den pulang
Den takana jo kampuang

ehm…..senang rasanya bisa menyanyikan lagu-lagu tersebut…
I Love Indonesia…..

salam,
bernadus








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: